PandAI menyederhanakan operasional bisnis kecil dari kekacauan chat dan catatan manual. Dimulai dari manajemen pelanggan multi-tenant (PandAI Mini), inbox Telegram terenkripsi, hingga rencana otomasi alur kerja cerdas berbantuan AI.
Banyak bisnis skala mikro dan kecil di Indonesia melayani pelanggan setiap hari melalui aplikasi pesan instan tanpa sistem pencatatan terpusat, menimbulkan inefisiensi dan risiko hilangnya peluang bisnis.
Percakapan pelanggan bercampur aduk dengan urusan pribadi staf. Saat admin berganti atau ponsel bermasalah, seluruh riwayat kontak dan kesepakatan transaksi rawan hilang.
â Solusi: Database pelanggan terpusat dengan isolasi ketat per bisnis (multi-tenant).
Detail preferensi, keluhan, dan histori pesanan pelanggan dicatat manual di memo atau kertas. Akibatnya, tim sering lupa detail penting dan pelanggan merasa tidak dihargai.
â Solusi: Internal customer notes & linimasa interaksi (timeline) yang dapat dibagikan aman ke seluruh tim.
Waktu pemilik usaha terkuras untuk menjawab pertanyaan yang sama berulang kali dan memeriksa status pesan satu demi satu tanpa otomasi alur kerja cerdas.
â Solusi: Arsitektur siap integrasi AI untuk perangkuman percakapan, rekomendasi respons, dan otomasi alur kerja.
Modul perangkat lunak manajemen pelanggan yang dirancang ringan, aman, dan mudah dioperasikan untuk kebutuhan esensial bisnis kecil tanpa kompleksitas software enterprise.
Setiap data pelanggan terkunci pada entitas bisnis masing-masing (business_id). Didukung peran Owner dan Member dengan batasan otorisasi yang aman.
Menyimpan nama, nomor telepon, alamat, dan email pelanggan dengan sanitasi ketat. Akses cepat untuk melihat histori profil pelanggan secara terorganisir.
Tim bisnis dapat menambahkan catatan operasional hingga 5.000 karakter per entri dan menelusuri riwayat peristiwa pelanggan (perubahan profil, catatan, status pesan) secara kronologis.
Dibangun dengan fondasi Node.js, Express, dan SQLite. Skema migrasi database dirancang idempotent dengan pemeriksaan foreign key demi menjaga integritas data pelanggan.
Kapabilitas integrasi bot Telegram tahap 1 yang telah dibangun dan diverifikasi pada arsitektur kode aplikasi:
Setiap bisnis dapat mendaftarkan satu atau lebih bot Telegram. Sistem memverifikasi token ke Telegram Bot API (getMe) secara otomatis sebelum mendaftarkan webhook.
Token bot Telegram dan webhook secret token dienkripsi menggunakan AES-256-GCM (SecretEncryptionService). Kredensial rahasia tidak pernah diekspos melalui API atau log aplikasi.
Verifikasi token rahasia webhook, proteksi muatan hingga 256 KiB, dan pencatatan update mentah secara transaksional tanpa duplikasi pesan.
Normalisasi pesan ke entitas percakapan, filter status (buka/tutup/belum dibaca), pengiriman balasan teks langsung ke Telegram, dan penautan percakapan ke profil pelanggan secara manual.
Peta jalan pengembangan bertahap untuk membawa kecerdasan buatan terapan ke dalam alur kerja operasional UMKM (sebagai bagian persiapan Claude for Startups):
Membangun modul inti yang stabil, aman, dan hemat resource untuk kebutuhan esensial UMKM:
Mengintegrasikan model bahasa canggih (Claude API) untuk membantu staf UMKM menghemat waktu penanganan pesan:
Menghubungkan data interaksi pelanggan dengan alur kerja bisnis otomatis:
Kami terbuka untuk diskusi produk, masukan dari pelaku usaha kecil, serta dialog dengan mentor dan program inkubator startup.
Alamat surat elektronik resmi untuk keperluan inkuiri produk dan kolaborasi:
*(Alamat email domain resmi website; saat ini sedang dalam proses konfigurasi penerimaan mail server).*
Tahapan pengembangan perangkat lunak saat ini:
Fokus pada pematangan modul inti multi-tenant dan pengujian keamanan integrasi webhook.
Persiapan inisiatif dan kemitraan:
Mempersiapkan arsitektur produk yang solid sebelum pengajuan dan integrasi AI tingkat lanjut.